Selasa, 09 November 2010

Holla..

Hollaaaa....

very.. very long time no see lah (singlish mode on)... since 2 years ago.. since i finally get married.. since i finally become mom.. and from i really love my job.. until i consider to resign from my job... *sigh....*

Ok.. where do i begin... (*thinking...*).... i know.. the hottest issues in my life now are "my job"... "fairness" and "award"...

Job.. fairness and award.. can you find the connection? lately.. i feel that i have to leave my current job now.. honestly.. i do really love my job.. i love being legal consultant... enrich my knowledge... make me smarter smarter and smarter... train me to face the difficult condition and how to settle it.. etc etc.. (some benefits that i get...) but... but... but.. actually i wonder.. why everything cant be run smoothly? why there is always "But.. but and but...,. " ;-(...

i get the fact.. that the place that i dedicated for... has treated me so unfair... yes so unfair... feeling so sad.. indeed... feeling so stupid.. yes so stupid..

Backward flow : i got married.. i already had a cute baby girl... and i can't perform midnight show just like i did previously.. and i have my own office.. (but still i dedicated my self to this place... )

So.. whats wrong with that?? supposedly... there's nothing wrong with that.. but.. seems.. they think.. that someday i will leave this place and will take care my own office (which this point is so natural) and they think they don't necessary to maintain me.. in fact.. i already warrants them that i will leave for the next 1-1,5 years.. but still..
some people get the increasing of salary twice in a year.. but not me.. my junior now has same salary as me.. and it is very extraordinary situation.. i swear i know it..

new employee obtain higher salary than me.. but still i have to recheck their task.. and still i have to transfer my knowledge to them...

then i ask to my self.. then i wonder to my self... AM i STUPID? or AM I TOO KIND?
where is the fairness.. where is the appreciation? hello.. for the recent years.. i have already dedicated my self.. my ability in here.. try to be loyal.. try to be patient...

i have already make this place richer... i have already spent almost my day in here.. overtime without overtime pay (moral obligations only..) even when i was pregnant..

feeling so tired.. and i very wonder.. and i still here.. when i write this blog..
i have already submitted my resignation.. but they (he) told me that i have to reconsider again...

God.. now i know.. the true meaning of Take For Granted...

Selasa, 24 Juni 2008

Signal as a Life Guidance

Hidup.. apa sih hidup?? apa cukup kita hidup dengan bisa makan, minum, nongkrong, shopping, nyalon, have fun, kerja terus matii..?? bingung yah.. Tuhan itu udah baik sekali sama manusianya yang cenderung "Gak sopan" pada Nya.. dikasih kehidupan, di kasih nafas...eeehh.... malah dipake untuk yang gak-gak..
Menjalani hidup juga butuh pedoman dong.. di suatu perusahaan aja ada yang namanya SOP. Nah artinya hidup juga harus ada SOP kan.. terus apa sih isi SOP, apa sih dasarnya SOP??
-------Balik dulu ke unsur agama-----
Manusia dikasih nafas oleh Tuhan, karena itu sebagai bentuk penghargaan dan rasa syukurnya, manusia harus mengabdi dan bertakwa kepada Nya.. logis kan..??? disini ada hukum causalitet.. so based on hukum causalitet.. kalo Manusia baik Tuhan akan kasih lebih baik (vice versa)....
---- Back to the real topic----------------
Tanda-tanda kebesaran Tuhan.. akan selalu kita temui dalam kehidupan sehari-hari.. ada malam dan siang, ada matahari dan bulan, ada hujan dan panas, ada manusia lahir dan ada manusai mati itu hanya beberapa tanda kebesaran Tuhan... dalam setiap lini kehidupan dan dalam setiap kejadaan secara gak langsung Tuhan itu berbicara...
But.. gak gampang kan untuk men-translate tanda-tanda dari si BIG BOSS... karena memang Tuhan itu gak berbicara secara langsung kepada manusia.. Mungkin dia sedikit mencolek si manusia itu dengan suatu kebahagian atau kesedihan.. (= inget gak loe ma gw.. kira-kira gitu deh kata si BIG BOSS)..
PR yang susah sekali buat kita para manusia ini... sulit sekali untuk memhami tanda yang diberikan Tuhan.. menurut gw nih.. Tuhan itu tidak memberikan tanda bahwa loe harus ke jalan ini.. but Tuhan itu cenderung meminta para manusia untuk berpikir.. percuma dijadikan makhluk sempurna tapi gak bisa mikir... Tuhan itu hanya memaparkan kejadian demi kejadian, kejadian demi kejadian itu lah yang seharusnya bisa dijadikan SOP oleh manusia dalam memaknai hidup.. setelah Tuhan memaparkan kejadian demi kejadian.. Tuhan akan memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada para manusia sebagai decision maker.. (tetap hukum causalitet berlaku disini).. kalo dipikir-pikir Tuhan itu udah baik sekali kepada Para Manusia nya.. Tuhan itu sudah memaparkan kejadian yang menunjukan misalnya nih.. kalo kamu tetap begini maka hidupmu dikemudian hari akan sengsara.. tapi seringkali apa yang menurut Tuhan benar dan baik malah tidak menurut kita (harusnya kan kita nurut ya...) karena apa? manusia itu menganggap bahwa apa yang diinginkannya itu adalah yang paling benar..
Terus... bagaimana kita bisa mecari pedoman hidup dong.. kalo pemaparan dari Atas pun kita tolak... but frankly.. menerima kenyataan bahwa pemaparan Tuhan itu gak sesuai dengan keinginan kita membuat kita makin terpuruk.. bukan malah NYADAR.. terus Tuhan musti apa lagi memberitahu kepada manusianya supaya "notice" bahwa pemaparan itu ada maksudnya.. cbut.. pls reliaze one point.. setelah pemaparan disampaikan oleh Tuhan.. dan ada konsekuensi yang gak sesuai dengan harapan si manusia.. harusnya manusia gak boleh menyalahkan si Big Boss kan.....
Begitu gak sih..

--Grieveous Moment--

Life is a mystery... semua orang juga tau kalii... !! kita gak pernah tau what will happend in the future... mungkin kalo kita udah tau kita akan lebih ready untuk menerima semua kejadian-kejadian yang akan terjadi.....
kebahagiaan, kesedihan, persahabatan, pertengkaran pertemuan, perpisahan dan apapun itu bentuknya selalu datang silih berganti dalam hidup...
ketika manusia bertemu "seseorang" kebahagian dan senyuman selalu menjadi daftar tetap dalam suatu fase kehidupan... kebersamaan terus menerus membuat ada suatu perasaaan yang disebut dengan "CINTA"... kemudian ketika manusia mulai mencintai lawan jenisnya muncul berbagai perasaan baru such as : cemburu, kangen, pengen dimanja bla bla bla dan perasaan-perasaan lainnya yang jauh diluar perkiraan..
Tiba-tiba.. ***DHUAAR*** kebahagian CINTA itu.. berubah menjadi amarah dan kebencian... ketika manusia yang dicintainya habis2an tega mengkhianati cintanya..
kemudian.. atas nama CINTA.... manusia ini memberikan maaf nya, memberikan kesempatan bagi pasangannya untuk memperbaiki kesalahan... atas nama CINTA pula, manusia yang tadinya merupakan makhluk yang tough dan mandiri menjadi manusia cengeng, lemah yang sudah pasti menagis merupakan agenda wajib... tapi... manusia tetap manusia... Ego yang dijatuhkan, kemarahan dan harga diri karena pengkhianatan berontak.. (disini logika mulai bermain, logika pun berkata "masa sih.. loe mau diginiin, loe tuh masih punya modal untuk mencari pasangan yg jauh lebih menghargai loe").. Next.. LOGIKA berbicara.. manusia tersebut memutuskan untuk MELUPAKAN dan memlihara perasaan BENCI..
day... by... day... si Pasangan datang kembali... meminta untuk kembali..*PAUSE* si Manusia pun mulai goyah.. pertahanan rontok.. keBENCIAN memudar.. rasa CINTA kembali datang.. malah lebih DHASYAT.., takut kehilangan, insecure dan sebagainya.. kemudian timbul suatu fase yang namanya "LOGIKA SIAPA TUH..." harapan terus dipupuk oleh si Manusia (=bodoh) dan ternyata... si Pasangan tak bertanggungjawab itu hanya OMONGKOSONG. DAMN...!!! si Pasangan pun berkata: "hai manusia, i do really love you so much... but i dont know why i can't leave him/her for you"... so what do you think about "si Pasangan" guys??
Si Manusia pun 2 kali menjadi lebih lemah, rapuh dan tidak berdaya dan kembali agenda menangis menjadi wajib berharap bahwa si Pasangan hanya Khilaf dan sebagainya...
duh.. so sad guys.. gak ada manusia yang berharap untuk mengalami such Griveous Moment aforementioned .. tapi Tuhan itu punya rencana terhadap Umat-Nya.. the Griveous Moment mungkin cara Tuhan supaya si Manusia meminta dengan ikhlas dan sungguh-sungguh..
But.. lagi lagi manusia ya cuma manusia, walapun ada cipta, rasa dan karsa.. ternyata 3 item itu gak bisa dipergunakan semaksimalnya ketika dia mengalami kesedihan, kebimbangan dan kedukaan..
Berat memang untuk melalui unhappy moment ini... ada yang kuat ada yang pura-pura kuat.. ada yang memang lemah.. which one do you prefer?