Selasa, 24 Juni 2008

Signal as a Life Guidance

Hidup.. apa sih hidup?? apa cukup kita hidup dengan bisa makan, minum, nongkrong, shopping, nyalon, have fun, kerja terus matii..?? bingung yah.. Tuhan itu udah baik sekali sama manusianya yang cenderung "Gak sopan" pada Nya.. dikasih kehidupan, di kasih nafas...eeehh.... malah dipake untuk yang gak-gak..
Menjalani hidup juga butuh pedoman dong.. di suatu perusahaan aja ada yang namanya SOP. Nah artinya hidup juga harus ada SOP kan.. terus apa sih isi SOP, apa sih dasarnya SOP??
-------Balik dulu ke unsur agama-----
Manusia dikasih nafas oleh Tuhan, karena itu sebagai bentuk penghargaan dan rasa syukurnya, manusia harus mengabdi dan bertakwa kepada Nya.. logis kan..??? disini ada hukum causalitet.. so based on hukum causalitet.. kalo Manusia baik Tuhan akan kasih lebih baik (vice versa)....
---- Back to the real topic----------------
Tanda-tanda kebesaran Tuhan.. akan selalu kita temui dalam kehidupan sehari-hari.. ada malam dan siang, ada matahari dan bulan, ada hujan dan panas, ada manusia lahir dan ada manusai mati itu hanya beberapa tanda kebesaran Tuhan... dalam setiap lini kehidupan dan dalam setiap kejadaan secara gak langsung Tuhan itu berbicara...
But.. gak gampang kan untuk men-translate tanda-tanda dari si BIG BOSS... karena memang Tuhan itu gak berbicara secara langsung kepada manusia.. Mungkin dia sedikit mencolek si manusia itu dengan suatu kebahagian atau kesedihan.. (= inget gak loe ma gw.. kira-kira gitu deh kata si BIG BOSS)..
PR yang susah sekali buat kita para manusia ini... sulit sekali untuk memhami tanda yang diberikan Tuhan.. menurut gw nih.. Tuhan itu tidak memberikan tanda bahwa loe harus ke jalan ini.. but Tuhan itu cenderung meminta para manusia untuk berpikir.. percuma dijadikan makhluk sempurna tapi gak bisa mikir... Tuhan itu hanya memaparkan kejadian demi kejadian, kejadian demi kejadian itu lah yang seharusnya bisa dijadikan SOP oleh manusia dalam memaknai hidup.. setelah Tuhan memaparkan kejadian demi kejadian.. Tuhan akan memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada para manusia sebagai decision maker.. (tetap hukum causalitet berlaku disini).. kalo dipikir-pikir Tuhan itu udah baik sekali kepada Para Manusia nya.. Tuhan itu sudah memaparkan kejadian yang menunjukan misalnya nih.. kalo kamu tetap begini maka hidupmu dikemudian hari akan sengsara.. tapi seringkali apa yang menurut Tuhan benar dan baik malah tidak menurut kita (harusnya kan kita nurut ya...) karena apa? manusia itu menganggap bahwa apa yang diinginkannya itu adalah yang paling benar..
Terus... bagaimana kita bisa mecari pedoman hidup dong.. kalo pemaparan dari Atas pun kita tolak... but frankly.. menerima kenyataan bahwa pemaparan Tuhan itu gak sesuai dengan keinginan kita membuat kita makin terpuruk.. bukan malah NYADAR.. terus Tuhan musti apa lagi memberitahu kepada manusianya supaya "notice" bahwa pemaparan itu ada maksudnya.. cbut.. pls reliaze one point.. setelah pemaparan disampaikan oleh Tuhan.. dan ada konsekuensi yang gak sesuai dengan harapan si manusia.. harusnya manusia gak boleh menyalahkan si Big Boss kan.....
Begitu gak sih..

Tidak ada komentar: